Sabtu, 16 November 2013

Belajar-Belajar



BELAJAR TIPSNYA


Belajar merupakan cara seseorang untuk mengusai sesuatu yang diperlukan manusia  untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kehidupan manusia saat ini erat hubungannya dengan penggunaan teknologi, sehingga kebutuhan belajar untuk dapat mengoperasikan teknologi sangat diperlukan meskipun melalui proses. Setiap proses apabila dilakukan dengan serius maka ia akan mengalami prubahan tingkah laku  yang merupakan hasil belajar.

Menurut Vernon S. Gerlach & Donal P. Ely dalam bukunya teaching & Media-A systematic Approach (1971) dalam Arsyad (2011: 3) mengemukakan bahwa “belajar adalah perubahan perilaku, sedangkan perilaku itu adalah tindakan yang dapat diamati. Dengan kata lain perilaku adalah suatu tindakan yang dapat diamati atau hasil yang diakibatkan oleh tindakan atau beberapa tindakan yang dapat diamati”.

Pada umumnya belajar identik dengan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta, meskipun sebenarnya belajar itu dapat ditemukan dari pengalaman sehari-hari yang menyebabkan berubahnya prilaku yang dapat diamati.

Belajar merupakan kegiatan berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam setiap jenjang pendidikan. Dalam keseluruhan proses pendidikan,  kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dan penting dalam melaksanakan pendidikan, sehingga belajar di setiap jenjang pendidikan merupakan tugas utama peserta didik, baik siswa, maupun mahasiswa.

Kesulitan belajar bagi siswa cukup banyak ditemui disekolah-sekolah, banyak siswa yang tidak mampu memahami apa yang diajarkan oleh gurunya. Banyak juga siswa ketika pulang dari sekolahnya tidak dapat mengingat apa yang diajarkan disekolah.

Untuk mengatasi kesulitan belajar siswa di sekolah ada cara mudah, sehingga perlu dipahami oleh para peserta didik sebagai beikut:

1.      Fokus kepada pelajaran tertentu yang ingin dipelajari.
Usahakan konsentrasi tetap kepada pelajaran yang sedang berlangsung, tanpa terganggu oleh pikiran lain di luar pelajaran.

2.      Perhatikan gerak- gerik guru
Selain mendengarkan perlu gerak-gerik guru, paling tidak dapat mengingat satu gerakan yang ketika itu pelajaran sudah membahas satu masalah.

3.      Mengingat satu kata/satu kalimat
Dalam proses belajar, berusahalah untuk mengingat satu kata, satu kalimat utama pada saa guru sedang memberikan pelajaran, jika itu pelajaran IPS maka ingatlah satu kata atau satu kalimat. Jika pelahjaran IPA usahakan dapat mengingat satu rumus. Jika setiap pertemuan para peajar dapat mengingat satu kalimat utama maka dari sekian pertemuan, ia akan memiliki banyak kalimat. Demikian juga dengan rumus dalam pelajaran Matematika, kimia, fisika dan lainnya.

4.      Berlatih secara kintinyu
Setelah siswa dapat mengingat satu kata, satu kalimat dan satu rumus maka usahakan memahami kalimat tersebut, dengan mengulang kaji di rumah.

5.      Simpan hasil belajarmu dalam memori
Setelah kamu dapat memahami pelajaran yang sedikit itu, maka perlu kamu simpan dalam  sebuah memori  (otak), sehingga satu saat  kapan diperlukan, tinggal kliiiik. Ok deh (Rahmadi)

Smoga bermanfaat dan Sukses  buat siswa/siswi SMAN 15 takengon Binaan Nenggeri Antara.